Yayasan Baraoi Mutiara Borneo (Bambo Foundation) | NGO Bidang Pendidikan, Sosial dan Lingkungan | Desa Tumbang Baraoi, Petak Malai, Katingan Kalimantan Tengah - Indonesia 74459

Rabu, 21 Desember 2022

Guest House Ala Huma Betang di Taman Suluh Pambelum

www.bambofoundation.org - Pada dasarnya tujuan kehadiran Yayasan Baraoi Mutiara Borneo (Bambo Foundation) adalah untuk mendukung dan menjadi katalisator bagi perubahan-perubahan positif ditengah masyarakat Indonesia, khususnya di area lingkup kerja yayasan. Sehingga hasil akhirnya yang diharapkan dari buah perubahan tersebut tidak lain adalah untuk sebesar-besarnya manfaat khalayak terutama warga sekitar.

Guest House Tumbang Baraoi
Progress Pembangunan Guest House Ala Rumah Betang
di Taman Suluh Pambelum, Desa Tumbang Baraoi, Kec. Petak Malai

Oleh karena itu, ketika Bpk Camat Petak Malai menyampaikan gagasan untuk membangun sebuah Guest House di areal Taman Suluh Pambelum mendekati akhir tahun 2022 lalu, pendiri Bambo Foundation menyambut baik ide tersebut. Memegang prinsip sebagai NGO, pihak yayasan tentu juga tidak terbesit untuk mengambil keuntungan biaya ganti lahan seluas 20x20m persegi yang akan dimanfaatkan untuk proyek. Bagaimanapun, pembangunan ini tentu adalah bagian dari perubahan-perubahan yang diyakini positif dan akan semakin membawa kemajuan di Desa Tumbang Baraoi, selaku ibukota kecamatan. 

Pembangunan Guest House di Petak Malai

Mengusung konsep ala Huma Betang atau Rumah Betang, Guest House yang terletak di sisi Utara kawasan taman sedang dalam proses pengerjaan saat tulisan ini dirilis. Meski sudah mencapai progress sekitar 50 persen, proyek ini terbilang kurang lancar karena berbagai kendala. Salah satu kendala yang memang tidak bisa dikompromi adalah kendala alam dan kondisi topografi areal pembangunan. 

Guest House Petak Malai

Lokasi bangunan yang berada di lereng bukit menjadi tantangan tersendiri bagi pelaksana proyek, belum lagi  masalah akses atau transportasi kelokasi juga turut menjadi hambatan. Di tengah-tengah progress pembangunan jembatan yang menjadi penghubung satu-satunya jalan darat sempat ambruk dan terputus. Padahal, sarana ini sangat penting untuk mobilisasi angkutan bahan atau material proyek. Meski diupayakan sesegara mungkin, pembangunan kembali jembatan Sei Tapi membutuhkan waktu berminggu-minggu  sebelum dapat digunakan kembali. 

Berdasarkan observasi lapangan, bangunan Guest House yang dananya bersumber dari APBD Kab. Katingan ini memiliki tiga kamar yang mungkin akan digunakan untuk menjamu tamu pemerintahan yang sedang dinas atau menghadiri kegiatan di Desa Tumbang Baraoi, Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan. 

Bagi Taman Suluh Pambelum tentunya kehadiran Guest House ini diharapkan dapat mendukung visi dan misi awal sesuai dengan konsep Taman Biodiversitas yang mana salah satunya adalah sebagai area rekreasi berbasis lingkungan. Sebagai langkah kongkrit kolaborasi yang bisa realisasikan misalnya dalam menata dan menjaga areal taman atau pengadaan sarana penunjang seperti lahan parkir, pengadaan tempat sampah dan atau gazebo. 


Share:

Rabu, 16 Oktober 2019

Yayasan Bambo Gelar Kemah Bakti Literasi Pertama di Katingan

Tumbang Baraoi - Dibuka oleh Camat Petak Malai, Kusuma Jaya SE, Kemah Bakti Literasi tahun 2019 yang digelar selama tiga hari, Minggu-Selasa (25-27 Agustus) di Desa Tumbang Baraoi Kecamatan Petak Malai sukses terselenggara. 
Yayasan Bambo
Camat Petak Malai, Kusuma Jaya, SE bersama Panitia dan Peserta Kegiatan Kemah Bakti Literasi 2019
di Lapangan Buluh Merindu, Desa Tumbang Baraoi
Dalam sambutannya Kusuma Jaya SE, menyampaikan terimakasih kepada Yayasan Baraoi Mutiara Borneo (Bambo Foundation) atas ide dan gagasannya untuk menggelar kegiatan Kemah Bakti Literasi pertama di Kecamatan Petak Malai Tahun 2019 ini. Menurutnya Kegiatan literasi seperti ini sangat penting khususnya bagi generasi muda. Lebih lanjut Ia juga berharap even ini tidak hanya dilaksanakan tahun ini saja tetapi bisa menjadi agenda rutin tahunan.

Kemah bakti literasi 2019
Camat Petak Malai bersama Panitia  pada acara Pembukaan Kemah Bakti Literasi 2019 di Aula Merah Putih
“Kalau bisa kegiatan seperti ini diadakan setiap tahun, masalah dana Saya yakin desa bisa bantu karena ini adalah bagian dari pemberdayaan masyarakat asal di koordinasikasikan terlebih dahulu”, ujarnya saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan.

Meski hanya di hadiri oleh tiga dari delapan desa/dusun yang diundang, sebanyak 35 peserta yang merupakan siswa/siswi yang masih duduk di Sekolah Dasar di Kecamatan Petak Malai sangat antusias mengikuti jalannya rangkaian acara.
Foto Suasana Perkemahan
Suasana Perkemahan 
Peserta dari Desa Tumbang Tangoi misalnya, rela urunan sewa alkon agar dapat hadir pada kegiatan kemah bakti literasi di desa Tumbang Baraoi. Lina, guru pendamping utusan tersebut menyebutkan Ia dan rekannya Sri “nekat” menyewa perahu motor (alkon) milik warga karena tidak ingin melewatkan kesempatan berharga megikuti perkemahan. Baginya kegiatan semacam ini sangat bermanfaat bagi anak-anak apalagi even semacam ini sangat jarang dilaksanakan di daerah hulu.

Absennya beberapa desa lain dikarenakan beberapa faktor, di antaranya masalah transportasi dan kesiapan. Ketidak tersediaan angkutan transportasi ini juga tidak lepas dari defisitnya anggaran pelaksanaan sehingga panitia tidak dapat menyediakan transportasi gratis bagi para peserta yang secara geografis letak desa cukup berjauhan. 
Jarimatika
Outdoor Class (ODC) dengan tema Jarimatika
Untuk menyukseskan kemeriahan kegiatan perkemahan, Panitia akhirnya mengambil langkah inisiatif memberikan kuota tambahan perwakilan dari desa Tumbang Baraoi. Dengan tambahan kuota tersebut, SDN 1 Tumbang Baraoi mengirimkan lima tim perwakilan sehingga total peserta yang hadir adalah tujuh utusan (35 peserta). 
Bambo Foundation
Lomba Cerdas Cermat di Auala Merah Putih, Desa Tumbang Baraoi, Kecamatan Petak Malai
Dalam Rangka Kegiatan Kemah Bakti Literasi 2019

Gerakan Pungut Sampah di Katingan
Bakti Sosial Aksi Pungut Sampah di Desa Tumbang Baraoi, Kecamatan Petak Malai
Dalam Rangka Kegiatan Kemah Bakti Literasi 2019
Beragam aktivitas yang mengusung tema “Peduli, Cerdas dan Kreatif” antara lain Kegiatan Tanam Pohon, Bakti Sosial pungut sampah, Lomba Cerdas Cermat, Kegiatan Out Door Class, Lomba Kesenian Tradisional Karungut, Nonton bareng film edukatif, serta api unggun sukses memberikan pengalaman edukatif sekaligus menghibur bagi seluruh peserta. 
Kemah Bakti Literasi
Kegiatan Bakti Sosial Tanam Pohon Buah Langka Kalimantan
Heriwati, ketua Panitia kegiatan mengaku sangat senang karena acara Kemah Bakti Literasi Tingkat Kecamatan Petak Malai tahun 2019 dapat berjalan tanpa hambatan yang berarti. Di akuinya, Ia sempat khawatir karena sampai dengan hari H pelaksanaan, dana yang terkumpul masih minus. Beruntung panitia yang sigap berhasil mendapat pinjaman dana dari masyarakat sehingga kegiatan dapat berjalan meski harus mengalami beberapa penyesuaian.
Kemah Bakti Literasi
Penyerahan Hadiah Dan Uang Pembinaan Bagi Juara Lomba Cerdas Cermat
Kegiatan ditutup oleh Muhammad Jumani, pendiri Bambo Foundation, Selasa (27/8) malam di Lapangan Buluh Merindu Desa Tumbang Baraoi Kecamatan Petak Malai.  Penutupan tersebut juga sekaligus diisi penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dan dihibur dengan acara Api Unggun dan menari manasai bersama panitia, peserta, undangan dan seluruh masyarakat yang hadir.

Share:

Facebook

Mengenai Saya

Foto saya
Yayasan Baraoi Mutiara Borneo (Bambo Foundation) | NGO Bidang Pendidikan, Sosial dan Lingkungan | Desa Tumbang Baraoi, Petak Malai, Katingan Kalimantan Tengah- Indonesia 74459