Kamis, 05 Desember 2019

Raspberi Cantik Yang Belum Dilirik

www.bambofoundation.org - Hutan Kalimantan diyakini masih menyimpan ribuan flora berpotensi yang menunggu untuk dieksplorasi. Melalui berbagai penelitian dan uji kandungan, beragam tumbuh-tumbuhan tersebut nantinya dapat diklasifikasikan fungsi dan kegunaannya dalam rangka menunjang kehidupan manusia. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita memberikan prioritas utama dalam memastikan sustainability hutan sebagai jaminan keberlangsungan umat manusia itu sendiri.
Buah Beri Kalimantan
Raspberry/ Beri liar (Rubus sp)
Raspberry adalah salah satu contoh tumbuhan unik yang juga dapat di jumpai di hutan-hutan Kalimantan namun belum banyak dibahas. Raspberry khususnya di Indonesia memang belum sepopuler blueberry. Namun beberapa literatur menyebutkan jenis tumbuhan liar dari marga Rubus ini cukup dikenal dibeberapa belahan dunia karena selain dapat dikonsumsi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Arbei nama umum yang mungkin di tujukan untuk genus (Rubus) adalah kelompok tanaman yang masih satu suku dengan Mawar (Rosaceae). Mereka biasa tumbuh secara alami di lahan terbuka seperti tepi hutan, pinggir jalan, hutan sekunder, belukar, dan tepi sungai. Meskipun umumnya ditemukan pada ketinggian 500 - 1400 mdpl namun terkadang juga dijumpai pada daerah dengan ketinggian lebih rendah. Ciri-ciri umum Rubus yaitu berupa tumbuhan berhabitus semak, dengan sifat tumbuh merayap, menjalar, atau tegak. Salah satu karakteristik tanaman ini adalah adanya duri pada batangnya. Daun bervariasi antar jenis, mulai dari daun tunggal yang bercangap hingga daun majemuk berseling, menyirip atau menjari sedangkan bunga memiliki variasi warna dari putih, merah muda hingga merah-ungu. 

Buah Raspberry juga bervariasi namun yang cukup populer adalah yang berwarna merah atau oranye yang terlihat sangat memikat. Ukurannya tidak terlalu besar, hanya sekitar 1,8 cm. Merupakan buah agregat subglubosa. Buah agregat adalah buah yang berkembang dari suatu bunga yang memiliki putik tunggal, buah tersebut berkembang menjadi buah batu yang sangat kecil dan menempel satu sama lain tetapi terpisah sebagai unit tersendiri dari dasar bunga yang kering melengkung berbentuk kubah. Jenis buahnya termasuk buah juicy (banyak mengandung air) sehingga cocok untuk dibuat jus, dimakan langsung atau diolah menjadi selai. 

Raspberi juga memiliki khasiat pengobatan di antaranya akar dan daun. Akar digunakan untuk pengobatan disentri dengan cara direbus. Selain itu akar juga mengandung alkaloid yang dapat berfungsi menjaga dan melindungi hati.  Ekstrak tumbuhan ini juga memiliki potensi yang tidak kalah penting yaitu sebagai obat kanker payudara (tsFT210).

Raspberi yang tumbuh di Kalimantan (salah satuny mungkin dari jenis Rubus alceifolius) adalah semak belukar  yang kuat, agresif, menyebar dengan batang berduri melengkung panjang. Tanaman ini tersebar dan tumbuh dari biji yang tersebar berkat bantuan burung. Rumpun besar yang rapat dan penuh duri ini merupakan semak padat yang sangat sulit ditembus.

Beri hutan ini dapat tumbuh pada hampir disegala jenis tanah, namun lebih menyukai jenis tanah yang bertekstur gembur atau memiliki drainase yang baik. Selain dengan biji perbanyakan dapat pula dilakukan dengan cara merunduk (layering). Namun perlu diperhatikan, tanaman ini memiliki potensi sebagai tanaman invasif bahkan menurut hasil penelitian USDA dan Weed Science Society of America, tanaman ini termasuk potensi gulma invasif masa depan berperingkat tertinggi di AS.

Nama lokal : Buah parinat, mompap, Pemperingatan, Buah Beri hutan.

Ayo Jaga dan Lindungi Jantung Borneo Kita ! Belum Tau Caranya?  klik disini

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Follow by Email

Facebook

Comments