Sabtu, 25 Juni 2022

Manfaat dan Kandungan Artocarpus dadah

www.bambofoundation.org - Artocarpus merupakan marga (genus) tumbuhan yang setidaknya mencakup setidaknya 50 jenis (spesies). Walaupun tidak semuanya populer, pohon-pohon yang sebagian besar penghasil buah ini juga telah cukup dikenal di masyarakat. Jenis-jenis yang sudah umum terutama karena dimanfaatkan buahnya  antara lain Nangka (Artocarpus heterophyllus), Cempedak (Artocarpus integer), Sukun (Artocarpus altilis) dan Keledang (Artocarpus lanceifolius). 


Manfaat artocarpus dadah

Selain terkenal karena pada umumnya menghasilkan buah-buah yang edibel dengan rasa yang enak beberapa jenis tumbuhan dari Genus Artocarpus juga dikenal sebagai penghasil kayu yang berkualitas baik. Kayu-kayu ini banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti bahan bangunan dan perabot rumah tangga. 

Artocarpus dadah Miq. adalah salah satu dari marga Artocarpus yang memiliki beberapa kelebihan tidak hanya buahnya dapat dimakan dan kayunya berkualitas baik tetapi juga memiliki kandungan yang berpotensi sebagai promotor antitumor, antibakteri, antifungal, antiimflamatori, dan antikanker. 

Tanaman Artocarpus liar

Kendati buahnya berukuran kecil dan tidak dapat dibandingkan seperti halnya Sukun ataupun Nangka, akan tetapi tumbuhan ini merupakan sumber utama senyawa turunan fenolik yaitu senyawa flavon di atau tri-oksigenasi dan terisoprenilasi pada posisi C-3, dan juga dikenal sebagai sumber utama senyawa fenolik turunan flavonoid, aril-benzofuran, stilbenoid dan santon turunan flavonoida, yang memiliki aktivitas biologi sebagai promotor antitumor, antibakteri, antifungal, antiimflamatori, dan antikanker sbeagaimana dikutip dari Neliti.com maka potensi tanaman ini tentu tidak boleh diabaikan. 

Jenis  Artocarpus

Sebagaimana kebanyakan Artocarpus lainnya, Artocarpus dadah juga merupakan tanaman pohon lebat yang dapat tumbuh setinggi hingga 35 m, dengan ranting-ranting yang tertutup rapat dengan rambut pendek, kekuningan hingga coklat kemerahan. Buahnya berkulit halus, agak bulat atau lonjong, sewaktu muda berwarna hijau pucat dan berubah kekuningan ketika matang,  lebar buah 2,5-8,9 cm.  Daging buah berwarna merah muda  dengan bagian tengah berwarna lebih pucat dan bergetah.

Persebaran Artocarpus dadah meliputi Myanmar, Thailand, Sumatra, Semenanjung Malaysia, Singapura, dan Kalimantan.



Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Facebook

Mengenai Saya

Foto saya
Yayasan Baraoi Mutiara Borneo (Bambo Foundation) | NGO Bidang Pendidikan, Sosial dan Lingkungan | Desa Tumbang Baraoi, Petak Malai, Katingan Kalimantan Tengah- Indonesia 74459