Jumat, 15 November 2019

Mengenal Moonrat Si Tikus Bulan

www.bambofoundation.org- Kehidupan malam di hutan-hutan Kalimantan ternyata tidak kalah ramai dengan aktivitas siang harinya. Jika siang hari lantai-lantai hutan diisi oleh hewan-hewan  diurnal, maka malam hari giliran para nokturnal yang beraksi. Lantai hutan misalnya, relung yang sama yang ditempati bajing tanah pada siang hari akan di isi oleh salah satu hewan unik yang sekilas menyerupai tikus putih raksasa ketika malam tiba.

Moonrat Borneo
Tikus Bulan (Moonrat )
Moonrat atau Tikus Bulan (Echinosorex gymnura), memang sepintas mirip tikus besar sebagai mana namanya "rat", namun hewan yang biasanya hanya keluar pada malam hari untuk mencari makan ini bukanlah termasuk famili Rodentia atau tidak berkerabat dekat dengan tikus atau hewan pengerat, melainkan termasuk kedalam famili Erinaceidae atau lebih dekat dengan landak. Moonrat merupakan satu-satunya hewan yang berada di dalam genus Echinosorex.
Moonrat borneo
Tikus Bulan Kalimantan (Echinosorex gymnura alba)
Di Kalimantan Moonrat yang biasa dijumpai adalah subspesies alba (Echinosorex gymnura alba). Tikus Bulan ini memiliki rambut  dominan putih kekuningan dan hanya sedikit yang berwarna gelap (hitam atau coklat) yang menutupi tubuhnya. Rambut yang berwarna gelap ini terdapat pada sekitar belakang kepala hingga punggung. 
Tikus Bulan memakan serangga seperti kecoak, cacing dan terkadang juga siput, ikan dan katak walaupun kadang-kadang dia juga memakan buah-buahan. Indera penciumannya berkembang sangat baik sehingga dapat dengan mudah menemukan makanan atau mangsa meski di malam hari yang gelap. Sebaliknya, bau khas menyengat yang mengandung amonia adalah "senjata" ampuh untuk menghindarkan diri dari berbagai predator. Bau khas ini juga berfungsi sebagai penanda wilayah dan memperingati moonrat lainnya.
makanan tikus bulan
Tikus Bulan/ moonrat putih
Walaupun di hutan-hutan Moonrat atau tikus bulan adalah hewan liar, namun pada beberapa kasus ia cenderung tidak takut terhadap kehadiran manusia. Pada beberapa kasus, hewan ini bahkan berani mendatangi sumber makanan dan melakukan kontak dengan manusia yang rumahnya dekat dengan hutan. 

Moonrat adalah hewan unik asli Asia Tenggara yang hanya ditemukan di beberapa daerah seperti wilayah hutan di Myanmar selatan, Semenanjung Thailand, Semenanjung Malaysia, Kalimantan, dan Sumatra. Khusus untuk Echinosorex gymnura alba atau Tikus Bulan putih mungkin hanya ditemukan di Kalimantan. 

Ancaman utama terhadap moonrat adalah kegiatan deforestasi karena pembangunan manusia untuk pertanian, perkebunan, dan pembalakan komersial. Menjaga hutan Borneo (Kalimantan) adalah tanggung jawab bagi setiap elemen masyarakat, karena tidak hanya merupakan habitat bagi flora dan fauna tetapi juga jantung bagi kehidupan Kalimantan secara umum, termasuk manusia. Mari dukung Program Peduli Jantung Borneo (PJB) Yayasan Baraoi Mutiara Borneo mengampanyekan "Save Jantung Borneo". 
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Follow by Email

Facebook

Comments